JAMBU KRISTAL

Jambu-KristalJambu biji Kristal adalah salah satu jenis/varietas jambu biji (Psidium guajava) merupakan mutasi dari residu Muangthai Pak,ditemukan pada tahun 1991 di District Kao Shiung-Taiwan. Jambu Kristal diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1991 oleh Misi Teknik Taiwan. Jambu Kristal sebetulnya tidak benar–benar tanpa biji tetapi jumlah bijinya kurang dari 3 persen bagian buah. Selain jumlah bijinya nyaris nol, rasa buahnya pun manis, tekstur buahnya lembut tetapi renyah.

Jambu biji Kristal memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi, berbuah terus-menerus serta memiliki kandungan nilai gizi yang cukup tinggi. Secara umum, tanaman jambu biji termasuk juga varietas Kristal, memiliki beragam manfaat, diantaranya :

  • Sebagai makanan buah segar maupun olahan yang mempunyai gizi dan mengandung vitamin A dan vitamin C yang tinggi, dengan kadar gula 8%.
  • Jambu biji mempunyai rasa dan aroma yang khas disebabkan oleh senyawa eugenol.
  • Sebagai pohon pembatas di pekarangan dan sebagai tanaman hias.
  • Daun dan akarnya juga dapat digunakan sebagai obat tadisional.
  • Kayunya dapat dibuat berbagai alat dapur karena memilki kayu yang kuat dan keras.

Di Kecamatan Sukahaji, sentra budi daya dan produksi jambu biji Kristal, terdapat dan terkonsentrasi di Desa Jayi. Luas areal tanamnya menempati lahan seluas lebih kurang 16 hektar, terdiri dari 10 hektar tanah kas desa dan 6 hektar tanah milik masyarakat. Petani yang berhasil dalam budidaya dan produksi jambu varietas ini adalah H. Runa Heryanto. Saat ini H. Runa menanam sebanyak 5.000 pohon, dengan rata-rata produksi buah sebanyak satu ton perhektar per musim panen. Buah jambu Kristal ini dijual pada kisaran Rp. 8.000,00 s.d. Rp. 15.000,00 per kilogram.
Disamping produksi buahnya, H. Runa juga memproduksi bibit buah jambu biji Kristal siap tanam yang sudah bersertifikat. Persediaan bibit nya berjumlah sekitar 100.000 bibit.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *