GANTI WAJAH, PASAR TANJUNGSARI “DIGUYUR” BANTUAN 900 JUTA

Pasar Tanjungsari

Sukahaji, (17/11)

pasar TanjungsariDemi meningkatkan kapasitas dan pelayanan pasar serta kenyamanan berbelanja, Pemerintah Desa Tanjungsari melakukan upaya terobosan dengan merevitalisasi pasar desanya. Lokasi yang sangat strategis, yaitu dipinggir ruas jalan Majalengka-Sumber, menjadikan Pasar Tanjungsari sangat prospektif. “Kami menginginkan pasar desa yang modern, baik dari sisi tampilan maupun dari sisi pengelolaan. Kami juga ingin menjadi pelopor pasar desa yang higienis,” kata Kuwu Tanjungsari Tasrip menjelaskan.

“Alhamdulillah upaya kami ini bak gayung bersambut, Kami mendapat bantuan dana dari Kementerian Koperasi dan UKM RI sebesar Sembilan ratus juta rupiah, yang peruntukannya seluruhnya kepada fisik bangunan,” lanjutnya menjelaskan. “Nantinya kios ini bentuk dan ukurannya seragam dan hanya dipergunakan untuk aktifitas pasar, tidak ada yang lain. Sebab di beberapa pasar yang lain, kami menjumpai pedagangnya juga menjadikan pasar sebagai tempat tinggal. Ini malah membuat pasar menjadi kumuh,” paparnya lagi. Namun demikian, setiap aktifitas pasar tentunya akan menghasilkan limbah yang kalau tidak dikelola secara benar dan ramah lingkungan, justru akan menjadi masalah baru yang sangat pelik. “Menjadi ‘PR’ bagi kami selaku pemerintah desa bagaimana selanjutnya kami melakukan langkah yang tepat guna menanggulangi masalah limbah pasar ini. Limbah tersebut harus bisa kita olah sehingga memiliki nilai ekonomis yang bermanfaat bagi masyarakat. Nantinya kami menginginkan Karang Taruna yang mempelopori pengelolaan limbah ini,” demikian Kuwu Tasrip memaparkan.

Pasar TanjungsariSementara itu, Wawan, salah seorang tokoh masyarakat yang juga selaku TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) menerangkan, bahwa bantuan ini disalurkan melalui Koperasi Mekar Raharja, yang anggotanya diantaranya adalah para pedagang pasar Tanjungsari ini. “Bantuan disalurkan melalui Koperasi Mekar Raharja untuk dibangunkan pasar tradisional sebanyak 24 kios dengan ukuran 3 x 3 meter dan 20 los berukuran 2 x 2 meter,” tuturnya menjelaskan. “Mudah-mudahan pembangunan pasar ini bisa meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat Tanjungsari, melalui aktifitas pasar yang terbangun semakin baik,” harapnya. “Kedepannya keamanan, ketertiban dan kebersihan di lingkungan sekitar pasar dapat tercipta dan terjaga, mengingat lokasi pasar yang berdampingan dengan pusat pemerintahan Desa Tanjungsari,” lanjutnya lagi.

Prakarsa dan terobosan yang dilakukan pemerintah Desa Tanjungsari patut ditiru dan dicontoh oleh desa-desa yang lain, dimana era globalisasi saat ini menuntut desa lebih kreatif agar mampu bersaing dan pada akhirnya mampu mensejahterakan masyarakatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *