OPERATOR KOMPUTER DESA IKUTI BIMTEK PPD

Pelatihan PPDSukahaji, (20/11)

Sebanyak 25 (dua puluh lima) orang operator komputer desa se-Kecamatan Sukahaji mengikuti Bimtek Perencanaan Pembangunan Desa (PPD) yang diselenggarakan oleh UPK Sukahaji. Mengambil tempat di ruang kelas MD Fathul Barokah Desa Palabuan, acara bimtek dibuka oleh Camat Sukahaji, H. Sidharta, S.STP.,MP dan dihadiri oleh Setrawan, PJOK, FK dan FT serta para pelaku PNPM Mandiri Perdesaan di Kecamatan Sukahaji.

Pelatihan PPD 3Dalam sambutan pembukaan acara bimtek tersebut, Camat Sidharta menyampaikan bahwa dalam kurun waktu setahun terakhir ini, selama tahun 2014, telah banyak upaya-upaya yang dilakukan sebagai persiapan bagi desa dalam menyongsong pelaksanaan Undang-undang nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. “Kali ini operator komputer diberikan pelatihan untuk dapat menuangkan dokumen perencanaan dan profil desa melalui aplikasi PPD,” kata Sidharta dalam sambutannya. “Desa harus respond dan peka terhadap kebutuhan teknologi informasi, dimana hal tersebut harus digunakan dalam pelaksanaan administrasi pemerintahan desa,” jelasnya lagi. Desa mau tidak mau harus menguasai teknologi informasi, terlebih lagi para penyelenggara pemerintahan desa, seperti kepala desa dan perangkatnya, karena tuntutan undang-undang yang meniscayakan hal tersebut. “Desa dapat mengambil contoh dari kami aparat kecamatan, dimana saya selaku Camat mewajibkan seluruh staf untuk mempunyai e-mail, kemudian kami memasang akses internet yang dapat juga dimanfaatkan oleh siapa saja yang kebetulan sedang berkunjung ke kantor kami,” terangnya lagi. “

Pelatihan PPD 2

Sementara itu, nara sumber bimtek, Panji Pradana, menjelaskan bahwa target kegiatan ini adalah para operator desa dapat mempergunakan aplikasi PPD dengan baik. “Aplikasi ini, merupakan format isian dari data profil desa dan dokumen perencanaan desa seperti RPJM Desa  dan RKP Desa,” tuturnya. Pria yang juga seorang Fasilitator Kecamatan PNPM MD Panyingkiran ini juga menjelaskan bahwa dengan aplikasi PPD ini, diharapkan keterbukaan atau transparansi desa dalam pelaksanaan pemerintahan desa dapat terlaksana. “Dalam aplikasi ini terdapat 11 macam data di menu profil desa yang kesemuanya merupakan informasi penting mengenai desa yang harus dipublikasikan,” jelasnya lagi.

Melalui bimtek ini, diharapkan operator desa dapat menguasai aplikasi Perencanaan Pembangunan Daerah sehingga profil desa dan dokumen perencanaan dapat dengan mudah diakses dan diketahui.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *